Mitsu Files

Ads 468x60px

Irvan Apriatna

Inspirasi di Balik Anime “Kimi no Nawa”

Inspirasi di Balik Anime “Kimi no Nawa” Los Angeles (ANTARA News) - Puisi Jepang berusia 1000 tahun menginspirasi sineas Makoto S...

KUMPULAN PUISI TENTANG HUJAN

KUMPULAN PUISI TENTANG HUJAN

















Menembus Debu dan Angin

Puisi hujan karya: Irvan Apriatna

Terjun dari sam'a biru
Menembus debu dan angin
Hinggap di julangan akar hijau
Masuk menyeruak ke kayu akar

Membekukan sepi hingga embun
Memberi minum hijau yang kering
Mengganti layu menjadi segar
Mengganti gersang menjadi basah

Saat tiba di ujung jalan
Rintik jatuh memecah tanah
Melayang memukul hampa
Membawa semua dingin ke tempat kekasih berada.


Musim Hujan
Puisi hujan karya: Irvan Apriatna

Di sini hujan kasih
Berbalut selimut menghangat raga
Dingin terasa hingga sampai ke tangan
Merambah mencari celah

Hujan kali ini begitu berbeda
Berbeda karena di ujung malam
Sepi mencekam bosan
Bermain kantuk membutakan mata

Aku masih di sini
Masih menjadi beku yang tak hangat
Terasa sesak takkala tertatap
Mungkin dingin menjadi penawar

Atap dan daun rimbun jadi saksi
Bahwa bening mencumbu hijau
Terlarut basah meninggal subur
Penawar di musim kemarau.


Aku Suka Hujan
Puisi hujan karya: Irvan Apriatna

Aku suka hujan
Ia mengingatkanku pada ratap
Ia mengikatku pada kasih
Ia menyeretku pada senja

Aku suka hujan
Basahnya mengoyak jiwaku
Basahnya melarutkan dukaku
Basahnya menyamari airmataku

Aku suka hujan
Dulu di bawah hujan
Cerita indah ku tulis
Bersama ia yang takhenti mengais

Aku suka hujan
Dengannya ratusan sajak ku kutat
Ribuan kata tergiang di tempurung otak
Milyaran bayang berjalan di sana

Aku suka hujan
Karena di setiap air yang jatuh
Ku ikat sepucuk doa kecil
Jatuh ke bumi membawa semuanya.


Terima Kasih Hujan
Puisi hujan karya: Irvan Apritna

Terima kasih hujan
Berkatmu kami tak kekeringan
Berkatmu kami bisa meneguk air
Berkatmu kami sehat

Terima kasih hujan
Berkatmu kami basah
Kami tak gersang
Kami selamat dari kekeringan

Terima kasih hujan
Karena guyuranmu
Tanaman tanaman hilang dari kering
Terima kasih hujan

Terima kasih hujan
Tanaman petani subur basah
Air di sumur banyak meruah
Semuanya karenamu hujan

Terima kasih hujan
Terima kasih kau telan turun
Semua hijau, air, katak besyukur
Karenamu mereka hidup
Terima kasih.


Kenangan di Basah Hujan
Puisi hujan karya: Irvan Apriatna

Di basah itu memori tersangkut
Menyanyut ingat membara bayang
Terlihat warna di pucuk mata
Kurasa memori menari bernyanyi berputar

Masih teringat olehku
Kenyataan yang menggenggam
Hangat menguar melawan dingin
Terbawa sampai ke hulu hati

Aku tak ingin melupa
Rasa di bidang merah masih menyenja
Di bayang barat rasa itu kugantung
Bersama hujan ia melebur

Hujannya deras terasa
Merangkak mencari celah
Batu keras memukulku
Tergiang ingin mengapak

Aku belum larut menjadi abu
Aku masih menjadi ingatan yang takkan raib
Menjadi sepertiga kenangan yang hidup di hujan malam
Aku masih menjadi cerita untuk hari ini dan selamanya.



Demikianlah puisi tentang hujan semogapuisinya bermanfaat dan terima kasih ya karena sudah mampir ke blog kami dan membaca puisipuisi kami.



0 komentar:

Posting Komentar

 

Sample text

Sample Text

Sample Text

 
Blogger Templates