Kata-kata (Qoutes Zetsuen no Tempest
Zetsuen no Tempest, Anime yang menggabungkan dua cerita karangan Shakespeareyaitu cerita Hamlet dan The Tempest. Anime yang bagus untuk ditonton, ceritanya tidak membosankan. Terdapat banyak sekali kata-kata mutiara didalam anime ini, mungkin hanya sedikit yang bisa kami tuliskan.
Quotes
"Apakah ada sesuatu yang tidak dapat terjadi, di zaman yang sudah lepas dari tampuknya seperti ini?"
- Takigawa Yoshino
"Misalkan ada empat puluh ribu kakak dengan jumlah cinta mereka, tidak dapat memadai rasa cintaku"
- Takigawa Yoshino
"Semua terjadi karena ada alasannya, tragedi dan kemalangan yang terjadi tiap hari adalah kejadian yang berarti, semua itu menuju akhir yang ideal. Dengan maksud seperti itu, mungkin sebenarnya tidak ada kemalangan yang berarti"
- Fuwa Aika
"Banyak lagi dilangit dan dibumi, Horaito yang belum kau pelajari"
- Fuwa Aika
"Kau tidak seharusnya mengeluh saat ada orang yang ingin memberimu hadiah, entah mau benda seperti apa. Sebuah hadiah adalah permulaan dari kisah yang baru, yang mengarah ke akhir yang indah"
- Fuwa Aika / Takigawa Yoshino
"Pacar itu bukan sesuatu yang didapat hanya karena kau menginginkannya, bertemu dengan orang yang kau sukai dan ingin menghabiskan waktu bersamanya. Karena itu, kau ingin menjadikan orang itu sebagai pacarmu"
- Takigawa Yoshino
"Hanya karena tidak masuk akal bukan berati itu salah"
- Fuwa Aika
"Kita semua tercipta dari mimpi. Hidup kita terbentang dari sebelum terbangun hingga tertidur kembali. Kalu kau habis bermimpi buruk, kenapa tidak tidur lagi saja?"
- Fuwa Aika
"Hanya kesediahan yang bisa membalas dengan kesedihan"
- Fuwa Mahiro
"Pada akhirnya lebih mudah melakukan demi seseorang daripada demi sesuatu"
- Kusaribe Hakaze
"Mungkin lebih baik kalau ada orang-orang yang menyenangkan disekitarku, karena jika bersama mereka, tragedi seperti apapun pasti akan terlihat seperti komedi"
- Fuwa Aika
- Fuwa Aika
Zetsuen no Tempest (Quotes)
Itu saja kata-kata Zetsuen no Tempest yang dapat kami tuliskan, terimakasih.


0 komentar:
Posting Komentar